Kunjungi juga

Kamis, 24 Juli 2014

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ,... . . .
Sahabatku semuanya, dan pembaca blog amatir ini, saya ingin berbagi sebuah kisah tentang persahabatan saya dengan seseorang yang sekarang telah tiada. Dia sahabat yang begitu mengerti dan memahami saya lebih dari ia memahami dirinya, dia sahabat yang selalu ada ketika saya tengah membutuhkan bantuan dan tempat untuk bersandar. Begitu hebat dan specialnya dia, hingga saya lupa bahwa saya telah mensia-siakan dia. Dan saya merasakan betapa hancur dan sakitnya setelah ia benar-benar pergi menghilang selamanya, ia menghadap Sang Kholiq. Itu membuat saya merasa kalau Tuhan tak adil, mengapa dia harus mengambil dia, mengapa bukan saya saja!!

Tapi lambat laun, semakin lama, saya berfikir bahwa Tuhan memanggilnya karna Tuhan begitu menyayangi dan mencintainya, Tuhan ingin menjaga dan mengajarianya arti hidup dan kehidupan yang sesungguhnya. Saya berfikir dia tetap ada disini, bersama saya dan kawan-kawannya, dia disini menunggu kita semua untuk menyusulnya dan dibangkitkan kembali kelak ketika Hari Akhir tiba.

Astagfirulloh hal'adzim... . .Yaa Rabb, maafkanlah dosa teman-teman dan sahabatku yang lebih dulu menghadap-Mu, Berikan ampunan dan bukakan pintu keabadian yang sesungguhnya. Engkau Maha Indah, Maha Kaya, Maha Perkasa dan pula Maha Pengampun Yaa Rabb. Engkau Maha Segalanya. Maka ampunkanlah semua dosa dan keburukannya selama ia didunia dan jadikan ia sebagai penghuni surga-Mu yang nyata. Amiiinn.
Sepatah do'a dalam sujudku akk memohon kepada-Nya Sang Pencipta Alam Semesta dan segala macam makhluknya.

Jadi, buat temen-temen semua yang memiliki nasib dan cerita sama seperti ini, ketika anda memiliki sesosok sahabat yang begitu memuliakan dan membanggakan anda, maka jaga dan hargai dia. Buat dia untuk selalu tersenyum dan bersyukur akan keadaannya. Jangan sampai anda merasa menyesal, dan menyadari semuanya setelah ia tiada.

"Jangan terlalu mengagumi bintang dilangit, hingga kamu lupa kalau ada bulan yang jauh lebih nyata" dan ketika kamu menyadarinya bulan itu tlah tiada karena awan kelabu, hingga secara perlahan bintang pun kan lenyap dengan seiringnya waktu"
"Jangan kamu mengagumi ribuan emas berkilauan, hingga kamu lupa bahwa kamu sudah memiliki intan yang begitu mulia"

Alhamdulillahhirobbil'alamin semoga apa yang saya tulis dapat membantu semua, dan saya pun bahagia karena dapat berbagi rasa dengan teman-teman. Terimakasih !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar